Breaking News
Trending Tags

Pemkab Sumedang Usulkan Dapur MBG untuk Jangkau Pelajar di Wilayah Terpencil

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026 11:56 WIB
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat dinikmati seluruh peserta didik, termasuk mereka yang bersekolah di kawasan terpencil dan berada jauh dari pusat wilayah.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau SMP Negeri 1 Surian, Selasa (11/8/2026). Sekolah yang berada di wilayah terluar Kabupaten Sumedang itu telah mendapatkan revitalisasi, namun para siswanya masih belum memperoleh layanan MBG.

“Saya berada di SMPN 1 Surian. Ini SMP yang terpencil di titik terluar Sumedang. Sekarang sudah ada revitalisasi sekolahnya, tetapi anak-anak di sini belum mendapatkan MBG,” kata Dony.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik sekolah. Pemerintah juga harus memastikan kebutuhan dasar peserta didik, termasuk kecukupan gizi, dapat terpenuhi sehingga mereka memiliki kondisi yang mendukung proses belajar.

Dony menilai program MBG harus dilaksanakan secara merata tanpa membedakan lokasi sekolah. Anak-anak yang berada di wilayah terpencil, kata dia, memiliki hak yang sama untuk memperoleh dukungan pemerintah seperti peserta didik di wilayah perkotaan.

Untuk mempercepat pemerataan tersebut, Pemkab Sumedang telah mengajukan 28 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diarahkan untuk melayani kawasan terluar dan terpencil. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Kecamatan Surian.

“Kami sudah mengusulkan 28 titik dapur yang di daerah terluar dan terpencil, termasuk Surian. Mohon dengan sangat, sebagaimana surat dari kami, SPPG di Surian bisa segera diberikan izin operasionalnya,” ujar Dony.

Ia menegaskan, revitalisasi fasilitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan peserta didik. Jangan sampai pembangunan sekolah telah dilakukan, tetapi aspek kesehatan dan gizi anak masih belum mendapatkan perhatian yang sama.

“Sekolahnya bagus karena sudah direvitalisasi, anaknya juga harus mendapatkan MBG,” tegasnya.

Dony berharap keberadaan dapur SPPG di wilayah terpencil dapat menjadi solusi untuk memperpendek jarak pelayanan sekaligus mempercepat distribusi makanan bergizi kepada para siswa.

Pemkab Sumedang terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar usulan pengoperasian SPPG di sejumlah wilayah dapat segera direalisasikan. Pemerintah daerah berharap SPPG Surian dapat segera beroperasi sehingga siswa di jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama yang berada di kawasan terpencil tidak lagi tertinggal dalam memperoleh layanan MBG.

“Sehingga anak-anak di SD terpencil maupun SMP terpencil ini bisa menikmati MBG,” pungkas Dony.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less