Fathimah Azzahra dari BEM UI pertanyakan kemerdekaan ke-81
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 10:06 WIB
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Fathimah BEM UI Soroti: Celebrating HUT with Inspiring Events and Community Involvement
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Perdebatan tentang makna kemerdekaan kembali mengemuka ketika orasi mahasiswa menyoroti kondisi kesejahteraan rakyat pada peringatan HUT ke-81 RI.
Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Fathimah Azzahra, menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak cukup diukur dari sekadar indikator material semata.
Ia menyampaikan bahwa pertanyaan tentang makna kemerdekaan akan terus hadir selama kelompok masyarakat masih merasakan ketidakadilan dan ketimpangan, sambil berorasi di Bundaran HI pada 18 Agustus 2026.
Fathimah menyatakan bahwa sejumlah persoalan sosial ekonomi masih membebani warga, sehingga kebebasan formal belum berbanding lurus dengan kehidupan yang layak.
Dalam pidatonya dia menggarisbawahi pentingnya akses terhadap hak-hak dasar yang menjamin martabat manusia.
Menurut Fathimah, rakyat berharap bisa hidup layak sebagai insan yang dimanusiakan dan diperlakukan secara adil dalam distribusi sumber daya dan kesempatan.
Aksi yang digelar BEM UI itu dilatarbelakangi oleh keresahan terhadap kesenjangan yang dinilai semakin nyata antara kelompok yang berkecukupan dan yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Fathimah menyoroti praktik-praktik yang dianggap memanfaatkan celah kebijakan sehingga hak-hak publik tergerus demi keuntungan tertentu.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




