Breaking News
Trending Tags

Banjir bandang di Nepal dan Tibet menewaskan 390 orang.

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 15:16 WIB
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Di perbatasan antara Nepal dan Daerah Otonom Tibet, China, banjir bandang dan longsor dilaporkan menewaskan ratusan orang dan menyebabkan lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang menurut otoritas setempat.

Otoritas lokal menyatakan jumlah korban tewas telah melampaui 390 orang saat upaya pencarian dan evakuasi masih berlangsung di medan yang sulit.

Daftar orang hilang mencakup wisatawan dari lebih dari 30 negara, termasuk India, Malaysia, Ukraina, dan Amerika Serikat; insiden ini terkait dengan banjir bandang dan longsor yang diduga dipicu oleh runtuhnya gletser.

Sebuah keluarga asal Jepang beranggotakan lima orang tercatat dalam daftar orang hilang, dan Kedutaan Besar Jepang di Kathmandu meminta peningkatan intensitas pencarian terhadap keluarga tersebut.

Tim SAR lokal dan relawan bekerja pada titik-titik terdampak dengan keterbatasan akses karena medan terjal dan cuaca yang berubah-ubah.

Pengiriman peralatan berat dan tim medis menjadi prioritas untuk mengevakuasi korban dan merawat penyintas yang terluka.

Helikopter dikerahkan untuk evakuasi di lokasi yang dapat dijangkau dari udara, sementara pengiriman logistik terhambat oleh infrastruktur yang rusak.

Koordinasi antarinstansi dan bantuan internasional dinilai krusial untuk mempercepat operasi pencarian dan pemulihan setelah banjir bandang dan longsor tersebut.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less