Anthony Albanese Nyatakan 34 Warga Australia Hilang di Nepal
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 10:11 WIB
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

34 Warga Australia Hilang di Nepal: Krisis Diplomatik & Waspada Terhadap Banjir Bandang!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan bahwa 34 warga Australia hilang setelah banjir dan longsor besar yang melanda kawasan perbatasan antara Nepal dan China.
Angka 34 tersebut berasal dari laporan awal yang disampaikan pemerintah Australia, dan menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan warga di wilayah terdampak.
Menteri Luar Negeri Penny Wong menyatakan pejabat dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan terus bekerja untuk memastikan data dan keselamatan warga Australia, termasuk penyelidikan terhadap laporan warga Australia hilang.
Media penyiar negara China melaporkan angka sementara menunjukkan tiga orang meninggal dan 558 orang hilang, dengan sekitar 260 di antaranya merupakan warga negara asing.
Laporan media itu menekankan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh otoritas setempat.
Kondisi di lokasi, terutama sekitar perlintasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal, dilaporkan sangat sulit karena cuaca buruk dan akses yang terhambat.
Tim penyelamat lintas batas dilaporkan berupaya membuka jalur evakuasi dan melakukan pencarian di area yang tertimbun material longsor untuk mempercepat operasi darurat.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




