Cak Imin Soroti Kegagalan Kepemimpinan Gus Yahya dalam Mempertahankan Ukhuwah NU
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 17:01 WIB
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cak Imin Soroti Kegagalan Gus Yahya dalam Mempertahankan Ukhuwah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jombang, Hasanah.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan pandangannya mengenai kriteria pemimpin yang tepat untuk mengarahkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke depan.
Cak Imin menegaskan perlunya menghindari kesalahan yang telah terjadi dalam lima tahun terakhir. Ia menyampaikan, “Jangan mengulangi kesalahan yang sama,” setelah menghadiri acara Majelis Pemberdayaan Manusia di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif pada 28 Agustus 2026.
Menurutnya, pemimpin NU harus menyadari besarnya potensi organisasi serta mampu membangun kemandirian. Cak Imin berpendapat bahwa NU seharusnya tidak bergantung pada pihak lain. “Kami ingin mendorong kesadaran para pimpinan NU agar kekuatan organisasi ini tetap terjaga,” ujarnya.
Cak Imin juga mengungkapkan pentingnya NU memiliki sistem mandiri untuk menjaga kekuatannya. Ia mengkritik keadaan ukhuwah nahdliyah yang dianggap merosot dalam lima tahun terakhir, terutama di era kepemimpinan Yahya Cholil Staquf. Evaluasi terhadap masalah ini dianggap sangat penting menjelang Muktamar ke-35 NU.
Ia menekankan, “Kegagalan lima tahun terakhir ini telah melukai ukhuwah nahdliyah, yang seharusnya mengikat potensi demi kemandirian dan kekuatan sosial ekonomi NU.”
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




