Breaking News
Trending Tags

AHWA Harus Bebas dari Konflik untuk Pilih Ketua Umum PBNU, Tegas Taufik CH

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026 14:35 WIB
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Taufik CH, Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (Himanu), menekankan pentingnya memastikan integritas dan independensi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

AHWA, yang terdiri dari para kiai, memegang peranan krusial dalam menentukan kepemimpinan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Taufik menyatakan bahwa untuk menjalankan tugas dengan baik, anggota AHWA perlu terhindar dari benturan kepentingan.

“AHWA selayaknya diisi oleh kiai yang berilmu, zuhud, dan tanpa keterlibatan dalam konflik. Keterlibatan dalam perselisihan dapat merusak independensi dan objektivitas AHWA,” ujarnya pada Talkshow Mimbar Muktamar NU di Jombang pada 30 Agustus 2026.

Ia menambahkan bahwa keberadaan anggota AHWA yang terlibat dalam konflik dapat mengurangi legitimasi suara lembaga tersebut. Proses pemilihan untuk posisi ini harus dilakukan secara cermat, memperhatikan rekam jejak dan integritas setiap ulama.

“Jika ada individu dengan isu moral yang terlibat konflik dimasukkan ke dalam AHWA, legitimasi lembaga ini akan terganggu,” tegasnya.

Keberadaan AHWA yang independen menjadi semakin penting, terutama dengan gagasan untuk memperkuat peran lembaga tersebut. AHWA diharapkan tidak hanya memilih Ketua Umum PBNU, tetapi menjadi lembaga yang dapat menyelesaikan berbagai masalah organisasi secara permanen.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Tags
Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less