Anggota DPRD Jabar Ajak Masyarakat Menahan Diri Tidak Mudik Idul Adha - Hasanah

Anggota DPRD Jabar Ajak Masyarakat Menahan Diri Tidak Mudik Idul Adha

ADHIKARYA PARLEMEN

Hasanah.id – Bandung. Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti,S.Ab., mengajak masyarakat untuk bisa menahan diri dengan tidak mudik pada Hari Raya Idul Adha 2021 ini.

“Kita semua perlu menahan diri, menaati protokol kesehatan agar pandemi bisa segera teratasi,” kata Weni saat dikonfirmasi, Minggu, 17/07/2021.

Menurut dia, larangan mudik harus efektif, kemudian edukasi publik juga menjadi sangat penting. Selain itu, pemberlakuan PPKM darurat bisa menjadi dasar kebijakan yang jelas untuk mempertegas larangan mudik.

“Pemerintah harus berusaha menjaga keseimbangan antara wilayah kebijakan dan wilayah agama. Di sisi lain, PPKM darurat masih berlaku, jadi ini penting untuk mengatasi pandemi saat ini,” kata legislator PDI Perjuangan asal dapil Jabar 4 Kabupaten Cianjur ini.

Ia menambahkan, dalam menghadapi Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi dirinya menghimbau aparat dan masyarakat taat menjalankan anjuran pemerintah, bagi daerah yang memungkinkan sholat Idul Adha berjamaah jangan sampai lengah untuk melaksanakan prokes secara ketat.

“Hari raya Idul Adha mari kita gunakan untuk meningkatkan ibadah dan munajat kepada Allah SWT agar masyarakat dan daerah kita segera terbebas dari pandemi covid-19 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Weni juga mengajak masyarakat untuk menyelenggarakan Shalat Id dengan keluarga masing-masing di rumah, hal itu mengingat kondisi pandemi yang belum mereda.

“Terkait Idul Adha, karena masih pandemi, ibadah yang sifatnya kerumunan harusnya dihindari dulu. Kita bisa shalat di rumah bersama keluarga, itu fadhilah-nya juga besar. Lebih baik menjaga diri dari pada merugikan orang lain, pesan agama jelas dalam hal ini,” ujarnya.

Menurut dia kebijakan PPKM darurat sudah sangat cukup untuk saat ini untuk diterapkan. Hal yang perlu ditingkatkan menurut dirinya adalah soal teladan dari para pemimpin, serta konsistensi dalam penegakan aturan.

“Aparat keamanan juga harus konsisten dan sabar untuk bersama-sama warga saling kerja sama dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Intinya, semua pihak punya kontribusi dan tanggung jawab masing-masing di tengah pandemi ini,” imbuhnya.

Kebijakan PPKM darurat lanjut dia sudah sangat jelas penerapannya, tapi memang pelaksanaannya di lapangan perlu dirapikan.

“Khususnya, terkait dengan penegakan aturan atas warga kecil yang berdagang, harus ada pendekatan khusus jangan sampai sewenang-wenang.” pungkasnya. (Uwo)

Total
1
Shares
Related Posts