Anggota DPRD Kota Bandung Angkat Bicara Soal Teras Cihampelas yang Kini Dikeluhkan PKL
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 20 Jul 2019
- visibility 242
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Anggota DPRD Kota Bandung Folmer SM Silalahi ST menegaskan pembangunan Teras Cihampelas yang dipakai pedagang kaki lima ( PKL) sudah menjadi salah kaprah.
Menurut Folmer yang benar adalah Teras Cihampelas itu sebagai skywalk yang merupakan pedestrian layang khusus peruntukannya untuk pejalan kaki bukan untuk PKL.
“Skywalk Cihampelas ( Teras Cihampelas, Red), jangan sampai ada PKL, Pemerintah harus merelokasi PKL dan mengosongkan Teras Cihampelas dari PKL” ujar Folmer dari Fraksi PDI Perjuangan saat di Gedung DPRD Kota Bandung, Sabtu (20/7/2019).
Folmer mengatakan, Teras Cihampelas sesuai Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW) harus dihubungkan dengan CBD (sentra bisnis distrik) Jalan Cihampelas dengan Park and Ride di Jalan Tamansari.
Jika sudah terhubung, lanjut Folmer, baru bisa dirasakan manfaatnya apalagi jika sudah terhubung dengan Park and Ride di Gelap Nyawang Tamansari.
Folmer minta Pemkot Bandung untuk segera merelokasi PKL karena Skywalk bukan untuk PKL.
Folmer mengatakan, Pemkot tidak perlu pusing cari lokasi untuk PKL karena sesuai Perda Prasarana Sarana Utilitas (PSU) bahwa pengembang perdagangan dan jasa wajib menyediakan 10% dari luas lantai yang dikomersialkan untuk UMKM.
“Ciwalk dan PVJ wajib menampung PKL,” ujar Folmer.
Sementara anggota DPRD lainnya Agus Gunawan dari fraksi Demokrat meminta Pemkot Bandung agar banyak promosi untuk menarik pengunjung ke Skywalk.
“Pemkot harus ada petugas untuk menggiring warga naik ke Cihampelas agar PKL jadi rame,” ujar Agus.
- Penulis: khasanah



