Wacana Vasektomi Jadi Syarat Bansos di Jawa Barat Picu Polemik
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025 09:32 WIB
- visibility 121
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Junarsin menambahkan bahwa tantangan besar seperti pengangguran dan kesenjangan dapat diatasi jika pengelolaan sumber daya manusia dilakukan secara optimal.
“Sebaiknya pemerintah lebih fokus pada pembangunan sistem pendidikan berkualitas dan peningkatan kapasitas masyarakat untuk menciptakan inovasi ekonomi,” sambungnya.
Dari sisi medis, dokter spesialis urologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ponco Birowo, menjelaskan bahwa vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang efektif, murah, dan memiliki tingkat keberhasilan hingga 99 persen.
“Namun, partisipasi pria Indonesia dalam program ini yang masih berada di kisaran 1–3 persen,” Papar Ponco.
Menanggapi rencana kebijakan tersebut, Ponco menyatakan dukungannya dengan catatan bahwa tindakan vasektomi hanya dilakukan pada pria yang telah memiliki anak, mengingat sifatnya sebagai kontrasepsi permanen.
“Keputusan untuk menjalani vasektomi harus tetap bersifat sukarela, tanpa paksaan dari pihak manapun,” tukasnya.
- Penulis: Bobby Suryo




