Mahasiswa Autis Ini Bikin Haru! Hasil Pameran Lukisannya untuk Donasi Bencana Sumatera
- account_circle Friska Putri Aryananta
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 19:00 WIB
- visibility 273
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Konsisten Berdonasi Lewat Seni
Bagi Ollie, melukis bukan sekadar tentang estetika. Ia menjadikan karya sebagai jembatan kepedulian sosial. Dalam berbagai kesempatan, hasil penjualan lukisannya telah disumbangkan ke banyak lembaga, seperti Yayasan MPATI, SLB Kyriakon, Yayasan Rasa Dharma Semarang, Liberty Society Foundation, YPAC, hingga Community Chest of Singapore melalui UOB Art Auction.
Pada Januari 2023, salah satu lukisannya bahkan terjual seharga Rp 1 miliar dalam acara amal untuk Special Olympics Indonesia dan seluruh hasilnya didonasikan.
Melukis dengan Insting dan Kenangan
Menurut Felix Priscillia Oetomo, Brand Space Manager Immersion by Lexus, kekuatan karya Oliver terletak pada kejujurannya. Ia membiarkan ingatan dan momen sederhana memandu proses kreatifnya. Budaya hadir bukan sebagai sesuatu yang jauh, tetapi melekat dalam rutinitas.
Seorang pengunjung, Aulia Ramadhiny, ikut merasakan kesan tersebut setelah melihat langsung beberapa karya favoritnya.
“Detail dan polanya sangat padu, dengan permainan warna yang berani,” ujar sarjana Manajemen Transportasi yang juga gemar melukis tersebut.
Bukti Bahwa Keterbatasan Bukan Akhir
Kisah mahasiswa autis ini menjadi pengingat bahwa seni dapat melampaui batas apa pun. Dari terapi masa kecil hingga ruang pamer prestisius, dari kanvas menuju aksi kemanusiaan Ollie menunjukkan bahwa bakat yang dirawat dengan cinta mampu memberi dampak luas.
Pameran ini bukan hanya tentang lukisan. Ini tentang harapan.
Sumber Foto: Detik
- Penulis: Friska Putri Aryananta



