Breaking News
Trending Tags

Kasus Campak Terus Meningkat, IDAI Sebut Karena Gerakan Antivaksin

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month 28 Februari 2026, 19:08 WIB
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Kasus Campak kembali menunjukkan tren peningkatan di sejumlah wilayah. Kondisi ini membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) angkat bicara. Organisasi profesi dokter anak tersebut menyoroti adanya pengaruh kelompok antivaksin terhadap melonjaknya kasus penyakit yang sebenarnya bisa dicegah lewat imunisasi ini.

IDAI mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena Campak bukan sekadar penyakit ruam biasa, melainkan infeksi yang berpotensi memicu komplikasi serius.

Narasi Antivaksin Berkontribusi pada Lonjakan Campak

Ketua IDAI Cabang Jawa Barat, Prof Dr dr Anggraini Alam, SpA, mengungkapkan bahwa fenomena penolakan vaksin turut berperan dalam meningkatnya angka kasus Campak.

“Sampai bahkan mengatakan aktivis-aktivis antivaksin mendingan anaknya kena campak, bahkan nggak papa kena Polio (poliomyelitis),” kata Prof Anggi saat media daring, Sabtu (28/2/2026).

Ia mempertanyakan pemahaman masyarakat terkait risiko penyakit tersebut.

“Apa benar demikian? Belum tahu komplikasi campak itu apa?” sambungnya.

Pernyataan ini menjadi alarm keras bahwa masih ada sebagian masyarakat yang meremehkan dampak infeksi Campak, padahal risiko jangka pendek maupun panjangnya tidak bisa dianggap enteng.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less