Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Syamsul Auliya Rachman Diamankan Penyidik
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026 18:47 WIB
- visibility 208
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK (istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penangkapan Bupati Cilacap ini menambah daftar kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang tahun 2026. Beberapa hari sebelumnya, lembaga antirasuah juga menangkap Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari.
Fikri ditangkap bersama empat orang lainnya dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Dalam kasus tersebut, Fikri diduga memperoleh keuntungan hingga Rp1,7 miliar dengan memastikan sejumlah perusahaan memenangkan proyek fisik di daerahnya.
Sebagian dana yang diterima dari para kontraktor diduga digunakan oleh Fikri untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Lebaran, termasuk untuk memberikan tunjangan hari raya (THR).
Selain itu, pada Selasa, 3 Maret 2026, KPK juga menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Ia diduga memperoleh keuntungan dari pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dalam perkara tersebut, mekanisme pengadaan yang dilakukan secara digital diduga dimanipulasi agar perusahaan milik keluarga Fadia memenangkan proyek-proyek pemerintah. Keuntungan dari proyek tersebut kemudian disebut mengalir kembali kepada Fadia dan keluarganya.
- Penulis: Atep Hilmansyah




