Breaking News
Trending Tags

Bahaya Minuman Manis, Studi Ungkap Risiko Kematian Dini

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026 19:00 WIB
  • visibility 267
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Kebiasaan mengonsumsi minuman manis tidak hanya berkaitan dengan kenaikan berat badan, tetapi juga berdampak lebih luas terhadap kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa minuman berpemanis gula atau sugar-sweetened beverages (SSB) berhubungan dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Temuan ini semakin memperkuat anggapan bahwa pola konsumsi sehari-hari berperan besar dalam menentukan kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang.

Minuman Manis dan Risiko Kematian Dini

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Medicine, para peneliti menemukan bahwa konsumsi minuman manis berkontribusi terhadap meningkatnya kasus penyakit kronis di seluruh dunia.

Bahkan, penelitian tersebut memperkirakan jutaan kasus diabetes tipe 2 dan penyakit jantung setiap tahun berkaitan erat dengan kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis gula.

Ahli jantung preventif, Adedapo Iluyomade, MD menjelaskan bahwa jenis minuman ini mencakup soda, minuman energi, minuman rasa buah, hingga minuman tradisional dengan tambahan gula.
“Minuman berpemanis gula dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular melalui berbagai mekanisme langsung maupun tidak langsung,” jelasnya seperti dikutip Prevention, Rabu (25/3/2026).

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less