3 Mahasiswi Kakak Beradik Jadi Operator Judol di Bali, Kerja 12 Jam Cari Korban
- account_circle Aramuti Bunga Shakila
- calendar_month Rabu, 29 Apr 2026 17:47 WIB
- visibility 184
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tiga mahasiswi kakak beradik jadi operator judol di Bali (foto/detik).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Setiap hari, mereka menghubungi sekitar 300 hingga 400 nomor secara acak untuk menawarkan akses bermain judi online. Kemudian para calon pemain yang merespons akan diberikan tautan unduhan aplikasi melalui WhatsApp.
Ketiganya diketahui bekerja selama 12 jam setiap hari, mulai pukul 11.00-23.00 WITA dari base operasional di kawasan Benoa.
“Mereka mengaku tergiur karena adanya gaji dan bonus yang cukup besar. Faktor ekonomi menjadi salah satu alasan mereka terlibat,” terang Aszhari.
Berdasarkan penyelidikan polisi, dalam jaringan judol tersebut terdapat leader berinisial PNJ yang diduga warga negara China dan berada di Kamboja sebagai pengendali situs ketua.co.
- Penulis: Aramuti Bunga Shakila




