Breaking News
Trending Tags

Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng: Operasi Senyap di Poso dan Parimo

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026 18:38 WIB
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Peran dan Keterlibatan Jaringan JAD Sulawesi Tengah

Bukan sekadar penyebar konten, pasca Densus 88 tangkap 8 terduga teroris jaringan JAD di Sulteng, penyidik juga mendalami keterlibatan mereka dalam aktivitas fisik lainnya. Kelompok JAD di Sulawesi Tengah dikenal memiliki keterkaitan erat dengan sisa-sisa kekuatan lama di wilayah tersebut. Meskipun tokoh-tokoh utama terorisme di Sulteng banyak yang sudah dilumpuhkan, sel-sel kecil seperti ini terus berusaha mengorganisir diri untuk merencanakan aksi-aksi yang mengancam ketertiban umum.

Kombes Mayndra menegaskan bahwa upaya Densus 88 tangkap 8 terduga teroris jaringan JAD di Sulteng adalah bagian dari strategi “pre-emptive strike” atau pencegahan dini. Polri tidak ingin menunggu sampai aksi teror benar-benar terjadi dan memakan korban jiwa. Dengan menangkap para operator propaganda dan simpatisan aktif, diharapkan mata rantai logistik dan komunikasi antar sel teroris dapat terputus secara permanen.

Operasi Densus 88 tangkap 8 terduga teroris jaringan JAD di Sulteng juga mendapat perhatian dari masyarakat sekitar.

Di Parigi Moutong, proses penangkapan sempat mengejutkan warga setempat, namun situasi tetap kondusif karena profesionalisme petugas di lapangan.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, terutama yang mengarah pada radikalisasi.

Ke depan, setelah Densus 88 tangkap 8 terduga teroris jaringan JAD di Sulteng, fokus kepolisian adalah melacak sumber pendanaan dan aliran komunikasi mereka. Jaringan JAD seringkali mendapatkan sokongan dana melalui metode-metode baru seperti penggalangan dana berkedok kemanusiaan atau penggunaan aset kripto. Ketelitian dalam melacak jejak digital dan transaksi keuangan akan menjadi kunci untuk membongkar aktor intelektual di balik jaringan ini.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less