Breaking News
Trending Tags

China Serukan Akhiri Perang Timur Tengah Segera demi Keamanan Global

  • account_circle Faruq Aditya - News Writer
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026 18:22 WIB
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pentingnya Stabilitas Energi dan Pembukaan Selat Hormuz

Pertempuran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sebenarnya telah dimulai sejak 28 Februari lalu. Ketegangan tersebut sempat ditangguhkan melalui gencatan senjata selama dua minggu yang diumumkan pada 7 April. Meski Presiden AS Donald Trump telah memperpanjang gencatan senjata tersebut hingga jangka waktu yang tidak ditentukan, China menilai status “gencatan senjata rapuh” ini tidak cukup. Oleh karena itu, melalui Menlu Wang Yi, China Serukan Akhiri Perang Timur Tengah agar penghentian pertempuran secara menyeluruh dapat dicapai demi kepastian hukum dan keamanan internasional.

“China menganggap bahwa penghentian pertempuran secara menyeluruh harus dicapai tanpa penundaan. Memulai kembali permusuhan bahkan lebih tidak dapat diterima, dan melanjutkan negosiasi tetap merupakan hal yang krusial,” tegas Wang Yi dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri China. Beijing mengharapkan agar pihak-pihak terkait menanggapi seruan mendesak ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap komunitas internasional yang bergantung pada stabilitas di jalur perdagangan Selat Hormuz.

Sebagai salah satu importir minyak terbesar di dunia, stabilitas kawasan ini merupakan kepentingan vital bagi Negeri Tirai Bambu. Berdasarkan data dari perusahaan analisis maritim Kpler, lebih dari separuh minyak mentah yang diimpor oleh China melalui jalur laut berasal dari Timur Tengah, di mana sebagian besarnya harus melewati Selat Hormuz. Hal inilah yang mendasari mengapa China Serukan Akhiri Perang Timur Tengah, karena blokade pada jalur strategis tersebut memberikan dampak langsung terhadap ketahanan energi nasional China dan pertumbuhan ekonomi global secara umum.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Faruq Aditya - News Writer
  • Editor: Redaktur Hasanah
expand_less