Tragedi Muratara: Status Izin Angkut Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut Tewaskan 16 Orang Terungkap, Ternyata Kedaluwarsa!
- account_circle MFC Team
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026 11:21 WIB
- visibility 209
- comment 0 komentar
- print Cetak

Status Izin Angkut Bus ALS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Kabar duka menyelimuti dunia transportasi tanah air. Sebuah insiden memilukan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Kecelakaan maut bus ALS yang menabrak truk tangki BBM hingga terbakar hebat ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia. Kini, sorotan tajam tertuju pada legalitas operasional armada tersebut setelah terungkap bahwa status izin angkut bus ALS yang terlibat kecelakaan maut ini ternyata sudah lama mati atau kedaluwarsa.
Peristiwa mengerikan ini terjadi tepatnya di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, pada Rabu siang (6/5/2026). Bus kebanggaan warga Sumatera Utara, PT Antar Lintas Sumatera (ALS), yang tengah menempuh perjalanan jauh, harus berakhir tragis dalam kobaran api. Informasi mengenai kecelakaan maut bus ALS ini pun langsung menjadi perbincangan hangat, terutama mengenai faktor keselamatan penumpang yang seharusnya menjadi prioritas utama perusahaan otobus.
Kronologi Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara
Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim redaksi di lapangan, kronologi kecelakaan maut bus ALS bermula saat armada tersebut melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Bus yang mengangkut belasan penumpang ini diduga melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi sebelum tiba di lokasi kejadian. Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan bahwa insiden ini dipicu oleh upaya sopir bus untuk menghindari kerusakan jalan.
“Diduga bus ALS masuk ke jalur berlawanan karena hendak menghindari lubang di jalan. Namun, di saat yang bersamaan, muncul truk tangki BBM dari arah depan. Benturan ‘adu kambing’ tidak dapat terhindarkan,” ujar Iin. Dampak benturan yang sangat keras tersebut memicu ledakan dan api langsung berkobar menghanguskan kedua kendaraan. Inilah yang menyebabkan jumlah korban kecelakaan maut bus ALS mencapai angka yang sangat menyedihkan, yakni 16 orang tewas terpanggang.
- Penulis: MFC Team



