Darurat Kekerasan Seksual di Pesantren, Cak Imin Desak Pembentukan Hotline Pengaduan di Tiap Kabupaten
- account_circle MFC Team
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026 22:03 WIB
- visibility 163
- comment 0 komentar
- print Cetak

Darurat Kekerasan Seksual di Pesantren, Cak Imin Desak Pembentukan Hotline
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pentingnya Edukasi Hak Pribadi untuk Mencegah Kekerasan Seksual di Pesantren
Selain mengusulkan hotline kekerasan seksual di pesantren, Cak Imin juga menyoroti pentingnya reformasi kurikulum atau orientasi bagi santri baru. Masalah utama yang sering ditemukan adalah ketidaktahuan santri terhadap hak-hak atas tubuh dan privasi mereka sendiri.
Ia meminta seluruh pengelola pondok pesantren dan pemerintah daerah untuk memasukkan materi mengenai orientasi hak-hak pribadi. Hal ini bertujuan agar santri memiliki kesadaran hukum dan batasan moral yang jelas, sehingga tidak mudah dimanipulasi oleh pihak mana pun, termasuk oleh pengajar atau pengasuh mereka sendiri.
“Sebelum memulai pesantren, santri harus mendapatkan orientasi hak-haknya sehingga tidak bisa dimanipulasi. Problem terjadinya ini karena ketidaksadaran akan hak-hak pribadinya,” jelas Ketua Umum PKB tersebut.
Mengakhiri Manipulasi Doktrin Agama Melalui Hotline Kekerasan Seksual di Pesantren
Ketimpangan relasi kuasa seringkali menjadi tembok penghalang bagi keadilan. Dalam banyak kasus kekerasan seksual di pesantren, pelaku menggunakan modus doktrin keagamaan untuk membungkam korban. Kalimat-kalimat seperti “berkah kiai” atau “kewajiban taat” sering disalahgunakan untuk menutupi aksi bejat.
- Penulis: MFC Team




