Keracunan MBG di Surabaya, 200 Siswa Mual dan Pusing, Ini Penyebabnya!
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026 21:21 WIB
- visibility 204
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keracunan MBG di Surabaya, 200 Siswa Mual dan Pusing, Ini Penyebabnya!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia bahkan menyebut ada area yang berpotensi menjadi akses masuk tikus ke dalam dapur.
“Pintu masuk dapur juga mestinya ada penghalang, tetapi tidak ada, sehingga serangga sangat mudah masuk,” jelasnya.
Meski telah menemukan sejumlah indikasi, Dinas Kesehatan belum dapat memastikan penyebab utama Keracunan MBG.
Sampel makanan telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) dan hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu lima hingga tujuh hari.
“Hasil lab memakan waktu 5–7 hari, kemungkinan Senin nanti,” kata Billy.
Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Fakta lain yang terungkap dalam kasus Keracunan MBG adalah SPPG Tembok Dukuh ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dokumen tersebut merupakan syarat penting untuk memastikan makanan yang disajikan aman dikonsumsi.
“SPPG itu harus punya SLHS, dan itu yang belum mereka dapat,” ungkap Billy.
Sebelumnya, sekitar 200 siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis.
Dugaan sementara Keracunan MBG berkaitan dengan hidangan kresengan daging yang baru pertama kali dimasukkan ke dalam menu program tersebut.
- Penulis: Atep Hilmansyah




