Breaking News
Trending Tags

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Penertiban PKL Cicadas Bandung: Trotoar Bukan untuk PKL

  • account_circle anshori
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 13:17 WIB
  • visibility 308
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara terkait polemik penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar sejumlah kawasan di Kota Bandung.
Kebijakan tersebut memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk kritik dan kemarahan dari sebagian pihak yang menilai penertiban dilakukan terlalu keras terhadap pedagang kecil.

Meski mendapat banyak sorotan, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa langkah penataan dan penertiban tetap harus dijalankan demi menjaga fungsi fasilitas umum, khususnya trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi saat melakukan perjalanan menuju Kota Bekasi. Dalam keterangannya, ia mengaku memahami adanya rasa kecewa dari masyarakat maupun para pedagang yang terdampak kebijakan tersebut.

Namun menurut Dedi, menjadi seorang pemimpin memang tidak selalu berada dalam posisi yang menyenangkan semua pihak. Ia menilai setiap kebijakan yang diambil pemerintah pasti memiliki konsekuensi dan tidak mungkin sepenuhnya diterima oleh seluruh masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kemarahannya. Kalau jadi pemimpin itu memang tidak pernah berada dalam posisi yang disukai semua,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa penertiban PKL bukan dilakukan untuk mempersulit masyarakat mencari nafkah. Pemerintah daerah, kata Dedi, tetap memahami bahwa para pedagang kecil berjualan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: anshori
expand_less