Dedi Mulyadi Tegur Om Zein soal Lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejad’, Singgung Tanggung Jawab Seorang Bupati
- account_circle anshori
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 06:25 WIB
- visibility 194
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Om Zein
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Saya berpikir pada saat itu, kenapa saya pakai dengan kalimat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang menciptakan saya jadi laki-laki. Karena kalau saya diciptakan menjadi perempuan dan tentunya saya nakal karena laki-laki juga dalam posisi nakal, maka saya akan beresiko tinggi seperti apa yang disebutkan dalam lagu itu,” jelas Om Zein.
Ia bahkan memberikan ilustrasi mengenai pemikirannya ketika menulis puisi tersebut.
“Jadi mungkin saya waktu SMP kelas 3 sudah keguguran karena nakal. Terus karena saya jadi perempuan nakal maka saya akan selalu bersolek,” sambungnya menjelaskan.
Menurut Om Zein, seluruh isi lagu tersebut merupakan bentuk refleksi diri sekaligus rasa syukur terhadap perjalanan hidup yang pernah ia alami. Ia mengaku sedang membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi apabila dirinya menjalani kehidupan dengan karakter yang sama tetapi dalam kondisi berbeda.
Ia mencontohkan, ketika masih menjadi laki-laki dengan kehidupan yang dianggap nakal, dirinya harus mengeluarkan biaya untuk memenuhi gaya hidup tersebut. Karena itu, ia membayangkan apabila berada di posisi perempuan dengan karakter serupa, situasinya bisa menjadi jauh lebih kompleks.
Namun, Om Zein menegaskan bahwa seluruh isi puisi itu sama sekali tidak dimaksudkan sebagai bentuk penghinaan terhadap perempuan ataupun kelompok tertentu. Sayangnya, setelah lagu tersebut diperkenalkan kepada publik, banyak pihak yang menafsirkan isi lirik secara berbeda sehingga memunculkan polemik.
- Penulis: anshori




