Presiden FIFA Gianni Infantino Disorot, Parlemen Eropa Minta FIFA Usut Kasus Kartu Merah Folarin Balogun
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 07:45 WIB
- visibility 157
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden FIFA, Gianni Infantino
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menjadi sorotan setelah muncul desakan dari sejumlah anggota Parlemen Eropa agar dilakukan penyelidikan terhadap keputusan kontroversial yang membatalkan sanksi kartu merah Folarin Balogun pada ajang Piala Dunia 2026. Polemik tersebut memicu perdebatan mengenai transparansi serta independensi proses pengambilan keputusan di tubuh federasi sepak bola dunia.
Kontroversi bermula ketika FIFA memutuskan untuk tidak memberlakukan hukuman larangan bermain kepada Balogun meski sebelumnya menerima kartu merah dalam pertandingan Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina. Keputusan itu memungkinkan penyerang timnas Amerika Serikat tersebut tetap tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar.
Kebijakan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai pihak karena dianggap bertentangan dengan ketentuan disiplin yang selama ini diterapkan dalam turnamen resmi FIFA. Berdasarkan regulasi yang berlaku, pemain yang menerima kartu merah secara otomatis harus menjalani hukuman larangan bermain pada pertandingan berikutnya.
Sejumlah anggota Parlemen Eropa kemudian mengambil langkah politik dengan menggagas inisiatif untuk mendorong investigasi terhadap proses pengambilan keputusan tersebut. Mereka menilai perlu ada penjelasan yang transparan mengenai alasan FIFA membatalkan sanksi yang seharusnya dijalani Balogun.
- Penulis: anshori



