Presiden FIFA Gianni Infantino Disorot, Parlemen Eropa Minta FIFA Usut Kasus Kartu Merah Folarin Balogun
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 07:45 WIB
- visibility 242
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden FIFA, Gianni Infantino
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dorongan tersebut dituangkan dalam sebuah surat yang kini beredar di lingkungan Parlemen Eropa. Dokumen itu ditujukan kepada 27 asosiasi sepak bola yang menjadi anggota Uni Eropa agar secara bersama-sama mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk melakukan penyelidikan.
Tujuan utama usulan tersebut adalah memastikan seluruh proses yang melatarbelakangi pembatalan hukuman terhadap Balogun dilakukan sesuai aturan, tanpa adanya intervensi maupun perlakuan khusus terhadap salah satu peserta Piala Dunia 2026.
Dalam surat tersebut, para penggagas menilai organisasi sepak bola Eropa memiliki tanggung jawab moral untuk meminta kejelasan kepada FIFA demi menjaga integritas kompetisi internasional.
Salah satu bagian surat itu berbunyi, “Kami merasa sudah waktunya asosiasi sepak bola Eropa, yang seluruhnya merupakan anggota FIFA, turun tangan dan meminta FIFA menyelidiki proses pengambilan keputusan dalam kasus Balogun.”
Inisiatif tersebut diprakarsai oleh tiga anggota Parlemen Eropa, yakni Barry Andrews, Lara Wolters, dan Niels Fuglsang. Ketiganya kini tengah menggalang dukungan dari anggota parlemen lainnya sebelum batas waktu pengumpulan tanda tangan berakhir.
Apabila memperoleh dukungan yang cukup, surat tersebut diharapkan menjadi dasar bagi asosiasi sepak bola negara-negara Uni Eropa untuk mengajukan permintaan resmi kepada FIFA agar membuka investigasi internal terkait keputusan kontroversial tersebut.
- Penulis: anshori




