Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus 2026, Ini Alasannya
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 06:00 WIB
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Gunung Gede (Freepik)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai proses refund maupun kebijakan penutupan jalur, TNGGP menyediakan layanan pelayanan yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi resmi.
Sementara itu, kondisi kebakaran di kawasan Gunung Gede terus dipantau oleh petugas gabungan. Berdasarkan laporan terbaru dari lapangan, tidak terlihat lagi kepulan asap maupun titik api aktif di Kawah Wadon ataupun lokasi lain di kawasan Gunung Gede.
Meski demikian, ketiadaan asap atau api belum menjadi satu-satunya dasar untuk membuka jalur pendakian. Petugas masih harus memastikan seluruh kawasan benar-benar aman dan tidak menyimpan potensi bahaya yang dapat mengancam pendaki.
Kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir turut membantu proses penanganan. Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur kawasan tersebut selama dua hari disebut membantu meredam titik api yang sebelumnya masih terlihat di sejumlah lokasi.
Faktor geografis menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran Gunung Gede. Beberapa titik terdampak berada di lokasi yang sulit dijangkau petugas sehingga proses pemadaman dan pemeriksaan membutuhkan waktu.
Setelah kebakaran dapat dikendalikan, petugas masih harus melakukan berbagai tahapan pemeriksaan terhadap kawasan terdampak. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan jalur yang akan digunakan kembali oleh pendaki berada dalam kondisi layak dan aman.
- Penulis: anshori




