1.460 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Kotim Perpanjang Status Darurat Karhutla
- account_circle anshori
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026 07:15 WIB
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cabut Perusahaan Penyebab Karhutla: Upaya Menyelamatkan Lingkungan dan Mendorong Keberlanjutan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka area perkebunan atau keperluan lainnya. Aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan ketika kondisi angin dan cuaca mendukung penyebaran api.
Api Muncul di Jalan Cilik Riwut
Salah satu lokasi yang sempat mengalami kebakaran berada di sekitar Jalan Cilik Riwut Kilometer 7, Sampit.
Untuk mengantisipasi api meluas dan mengganggu aktivitas warga, Satgas Gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Sejumlah kendaraan pemadam dan pendukung dikerahkan untuk menangani kobaran api.
Dalam operasi tersebut, petugas mengoperasikan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar). Selain itu, terdapat dua unit kendaraan BPBD serta satu unit mobil Water Cannon milik Polres Kotawaringin Timur.
Kendaraan dari sejumlah organisasi perangkat daerah juga dimanfaatkan untuk menyuplai air ke lokasi kebakaran. Dukungan tersebut diperlukan karena proses pemadaman membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan, terutama ketika api muncul di area yang cukup luas.
Kebakaran di sisi Jalan Cilik Riwut sempat menarik perhatian pengguna jalan. Sejumlah pengendara memilih menghentikan kendaraannya dan menunggu hingga situasi dinyatakan lebih aman.
- Penulis: anshori




