Blackmores Australia Buka Suara Soal Tudingan Suplemen Vitamin B6 Berlebihan
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar suplemen kesehatan asal Australia, Blackmores. (Sumber: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, LIFESTYLE – Perusahaan suplemen kesehatan asal Australia, Blackmores, akhirnya merespons tudingan terkait produk mereka yang disebut mengandung kadar vitamin B6 berlebih hingga berpotensi menyebabkan efek toksik dan gangguan saraf.
Dalam pernyataannya, juru bicara Blackmores menegaskan seluruh produk mereka telah diformulasikan sesuai aturan Therapeutic Goods Administration (TGA), lembaga pengawas obat dan suplemen di Australia.
“Blackmores berkomitmen terhadap standar kualitas tertinggi dan keamanan konsumen. Semua produk yang mengandung vitamin B6 kami formulasikan sesuai ketentuan TGA, termasuk batas dosis harian dan label peringatan yang diwajibkan,” ujar pihak Blackmores.
Pernyataan ini muncul usai laporan sementara TGA menyoroti belum adanya kesepakatan global mengenai batas aman konsumsi vitamin B6 untuk mencegah neuropati atau kerusakan saraf tepi. TGA merekomendasikan agar produk dengan kandungan lebih dari 50 mg vitamin B6 per hari dikategorikan ulang sebagai obat yang hanya bisa diberikan melalui apoteker. Blackmores memastikan siap menyesuaikan kebijakan jika regulasi baru tersebut resmi diberlakukan.
“Kami akan memastikan kepatuhan penuh terhadap keputusan akhir TGA,” lanjut pernyataan perusahaan.
Masalah belum selesai. Firma hukum Polaris saat ini tengah mengusut kemungkinan gugatan class action terhadap Blackmores. Hal ini muncul setelah laporan sejumlah warga Australia yang mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi produk suplemen mereka.
Salah satu kasus dialami Dominic Noonan-O’Keefie yang mengalami kelelahan ekstrem, sakit kepala, kejang otot, hingga kehilangan sensasi tubuh. Dominic disebut mengkonsumsi suplemen magnesium Blackmores sejak Mei 2023 dan didiagnosis menderita neuropati yang diduga terkait kelebihan asupan vitamin B6.
Pendiri Polaris, Nick Mann, menyebut produk yang dikonsumsi Dominic mengandung hingga 29 kali lipat dari batas asupan harian yang direkomendasikan. Polaris juga mengaku menerima laporan serupa dari warga lain yang mengalami dugaan cedera saraf akibat konsumsi vitamin B6 dosis tinggi.
“Ini sangat mengkhawatirkan. Produk vitamin dengan kandungan B6 jauh di atas batas aman sangat mudah ditemukan di apotek,” ujar Mann.
Hingga saat ini, pihak Blackmores menyatakan masih melakukan koordinasi internal dan belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait kemungkinan gugatan massal. Di sisi lain, TGA masih memfinalisasi rekomendasi klasifikasi ulang vitamin B6 dalam suplemen.
- Penulis: Hasanah 012
