Breaking News
Trending Tags
Beranda » PEMKAB SUMEDANG » Bupati Dony Ungkap Strategi Penguatan Pesantren di Sumedang pada Konferensi Pendidikan Nasional

Bupati Dony Ungkap Strategi Penguatan Pesantren di Sumedang pada Konferensi Pendidikan Nasional

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, program Maghrib Mengaji Online yang dipimpin langsung oleh bupati lima kali sepekan, serta pesantren kilat bagi ASN, kepala desa, dan jurnalis, turut menjadi upaya membangun aparatur yang berkarakter religius.

“Kami ingin ASN meneladani nilai-nilai pesantren: ikhlas, disiplin, dan sederhana. Sebelum dilantik, pejabat eselon wajib mengikuti pesantren kilat sebagai pembinaan moral dan spiritual,” jelas Dony.

Tidak hanya aspek spiritual, Pemkab Sumedang juga mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui pembentukan unit usaha, pelatihan keterampilan santri, serta integrasi Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan pesantren.

Salah satu hasil nyatanya, para alumni pesantren yang tergabung dalam Program Warois (Perawat Rohani Islam) kini telah bekerja di RSUD Sumedang, bahkan beberapa telah diangkat menjadi ASN.

Dalam kesempatan itu, Dony juga menyoroti pentingnya tata kelola berbasis data. Melalui inovasi “WA Kepo” (WhatsApp Kebutuhan Informasi dan Pelayanan Online), masyarakat bisa mengakses data keuangan daerah serta informasi lembaga pesantren secara transparan dan real time.

“Kami ingin membangun City of Knowledge—kota berbasis ilmu dan keterbukaan data. Semua bisa tahu berapa pajak masuk, dana keluar, hingga jumlah santri dan ustaz di tiap pesantren,” tegasnya.

Menutup paparannya, Dony menegaskan bahwa pesantren di Sumedang bukan hanya benteng moral, melainkan motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi menuju visi Sumedang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan Kreatif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less