Di Tengah Wacana Moratorium Biaya Pembangunan IKN Tembus Rp151 Triliun
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar IKN. (Sumber: Dok. IKN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, NASIONAL – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sejauh ini telah menghabiskan dana sekitar Rp151 triliun di tengah munculnya wacana penghentian sementara proyek tersebut. Pembangunan IKN sendiri dimulai pada masa Presiden Joko Widodo dengan target rampung bertahap hingga 2045 dengan total biaya diperkirakan mencapai Rp460 triliun. Sebagian besar dana pembangunan, yaitu 80 persen, direncanakan berasal dari pihak swasta, sementara sisanya menggunakan APBN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan, hingga tahap pertama selesai, dana yang digunakan mencapai Rp147,41 triliun, dengan Rp89 triliun bersumber dari APBN dan Rp58,41 triliun berasal dari investasi swasta. Basuki memastikan bahwa pembangunan akan tetap berjalan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan kebutuhan dana infrastruktur hingga 2028 mencapai Rp48,8 triliun, yang sudah disetujui Presiden dalam rapat terbatas awal tahun.
Selain itu, pada Mei lalu pemerintah juga mencatat masuknya investasi baru senilai Rp3,65 triliun dari lima perusahaan swasta yang turut mendukung pembangunan IKN. Dengan tambahan tersebut, total dana yang sudah digunakan mencapai Rp151,08 triliun.
Meski demikian, isu moratorium atau penghentian sementara proyek IKN kini ramai diperbincangkan di DPR. Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong mengatakan ada usulan dari Partai Nasdem agar pembangunan dihentikan sementara. Namun, ia menegaskan bahwa usulan tersebut masih akan dikaji lebih lanjut untuk menentukan apakah moratorium memang diperlukan.
- Penulis: Hasanah 012
