Diah Fitri Serap Aspirasi Warga Gempol: Infrastruktur Olahraga, Pertanian, dan Akses Wisata Jadi Perhatian
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
- visibility 63
- comment 0 komentar
- print Cetak

Diah Fitri Serap Aspirasi Warga Gempol: Infrastruktur Olahraga, Pertanian, dan Akses Wisata Jadi Perhatian (Foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, SE., MM menggelar reses dengan masyarakat Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon pada 11 Maret 2025. Hadir pula dalam kegiatan ini Camat Gempol dan para kepala desa di lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan ini, Diah menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan warga, khususnya terkait sarana dan prasarana lapangan olahraga, pemanfaatan lahan yang berada di bawah kewenangan provinsi untuk pertanian dan wisata, peningkatan produktivitas petani melalui dukungan listrik, serta perbaikan jalan menuju akses wisata Batu Lawang.
“Iinfrastruktur olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah dan akan mendorong agar pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih terhadap perbaikan serta pengadaan sarana olahraga di desa-desa,” sebut Diah.
Selain sarana olahraga, pertemuan ini juga membahas peningkatan lahan atau tanah darat yang berada dalam kewenangan provinsi agar dapat dimanfaatkan lebih optimal, baik untuk sektor pertanian maupun wisata.
Warga mengusulkan agar tanah tersebut dapat dikelola dengan lebih baik untuk mendukung sektor pertanian sekaligus membuka peluang bagi pengembangan wisata lokal.
“Pemanfaatan tanah darat secara maksimal dapat menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Ia berjanji akan mengkaji lebih lanjut terkait regulasi serta prosedur yang memungkinkan agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar legislator PDI Perjuangan tersebut.

Isu lain yang menjadi perhatian adalah peningkatan produktivitas petani, khususnya dalam hal penyediaan listrik untuk menunjang alat penyedot air yang berada di luar batas daerah dan terhubung dengan PLN Jatiwangi. Para petani mengeluhkan keterbatasan akses listrik yang berdampak pada efektivitas sistem irigasi mereka.
Diah menegaskan bahwa kebutuhan listrik bagi sektor pertanian adalah hal yang penting dan akan mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait agar petani dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan.
“Produktivitas pertanian sangat bergantung pada akses air yang memadai. Jika listrik untuk pompa air menjadi kendala, tentu ini harus segera dicarikan solusinya,” ujar Diah.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi jalan menuju wisata Batu Lawang yang masih perlu ditingkatkan. Batu Lawang sebagai salah satu destinasi wisata potensial di Cirebon diharapkan dapat berkembang lebih pesat jika akses menuju lokasi lebih baik. Perbaikan jalan ini dinilai penting tidak hanya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Infrastruktur jalan yang baik akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan berjanji untuk memperjuangkan perbaikan jalan tersebut agar segera mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi,” tegas Diah.
Tak lupa, Diah mengapresiasi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan warga agar dapat direalisasikan.
“Mari kita terus aktif dalam menyampaikan kebutuhan kepada pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” pungkas Diah.
- Penulis: Bobby Suryo
