DPRD Jabar Iis Turniasih : Tatakelola Pertanian Harus Terus Dibenahi dan Dioptimalkan - Hasanah

DPRD Jabar Iis Turniasih : Tatakelola Pertanian Harus Terus Dibenahi dan Dioptimalkan

Pertanian Produktif
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan Iis Turniasih

Hasanah.id– Dimasa Pandemi Covid-19, sektor pangan pertanian merupakan sektor yang diandalkan untuk mengatasi persoalan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, untuk penguatan sektor pangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu mengadakan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Iis Turniasih.

Politikus PDI Perjuangan Iis Turniasih mengungkapkan belum lama ini para petani di Kabupaten Karawang mulai gelisah dengan langkanya pupuk urea di saat umur padi sudah mulai dilakukan pemupukan. Hampir semua kios penjual pupuk urea tidak ada yang jual dikarenakan stok pupuk kosong.

Mendengar keluhan petani soal langkanya pupuk di Karawang, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Purwakarta – Karawang Iis Turniasih bersama delapan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat lainnya marah besar akibat langkanya pupuk. Pasalnya, Karawang merupakan daerah yang memiliki pupuk subsidi.

“Di saat musim tanam para petani sangat membutuhkan pupuk, tapi justru terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Menurutnya, kelangkaan ini bukan terjadi kali ini saja, tapi selalu berulang setiap musim tanam. Oleh karenanya, dia meminta agar Gubernur Jawa Barat menindaklanjuti persoalan tersebut secara cepat.

“Hal ini selalu berulang. Kami mohon kepada semua pihak, terutama bapak Gubernur Jawa Barat ikut memperhatikan urusan penting ini,” pintanya.

Terlebih, Karawang sampai saat ini merupakan salah satu lumbung padi nasional dan lebih ironis, produsen pupuk subsidi juga ada di Kabupaten Karawang yakni BUMN PT Pupuk Kujang.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Presiden Jokowi, sektor perekonomian yang tetap alami pertumbuhan positif di era pandemi Covid 19 ini. Sudah sepantasnya Gubernur dan jajaran Perangkat Daerah serta BUMD lakukan langkah terobosan untuk lanjutkan tren positif.

“Misalnya, kita punya BUMD (Argo Jabar) yang bisa dioptimalkan peranannya, diantaranya untuk mengatasi masalah kebutuhan pertanian, mulai bibit, pupuk, insektisida dan yang lainnya,” pungkasnya.

Total
0
Shares
Related Posts