Breaking News
Trending Tags

Pangsa mobil listrik 26,3% dorong ketahanan energi

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 23:15 WIB
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain memperkuat ketahanan energi, transisi ke kendaraan listrik memberi dampak ekonomi nyata melalui penurunan biaya operasional bagi pelaku transportasi daring.

Menurut keterangan Febri, efisiensi operasional tersebut dapat meningkatkan pendapatan pengemudi serta memperkuat daya beli masyarakat.

Kemenperin juga menyoroti efek berganda dari pengembangan industri ini, termasuk peningkatan permintaan komponen lokal dan penciptaan lapangan kerja.

Percepatan produksi baterai domestik menjadi fokus, terutama mengingat program hilirisasi sumber daya mineral dan peran nikel sebagai bahan baku utama.

Febri mengingatkan bahwa pengembangan industri kendaraan listrik menciptakan rantai pasok panjang yang melibatkan komponen, baterai, material, dan sektor jasa pendukung.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 28 Tahun 2023 untuk menetapkan spesifikasi, peta jalan pengembangan industri kendaraan listrik berbasis baterai, serta tata cara penghitungan TKDN.

Dukungan regulasi ini terlihat dari peningkatan kapasitas produksi dan masuknya investasi ke sektor manufaktur otomotif dalam negeri.

Febri juga menyampaikan bahwa komitmen pemerintah mendapat dukungan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan produksi massal sedan listrik di Indonesia pada 2028.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less