Breaking News
Trending Tags

Panda Bond yuan perkuat rupiah dan tekan ketergantungan Dolar

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 16:21 WIB
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah berencana menerbitkan Panda Bond berdenominasi yuan pada akhir Juli 2026 untuk memperkuat stabilitas rupiah dan memperluas sumber pembiayaan negara.

Penerbitan Panda Bond diumumkan oleh Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Jakarta, dikutip Sabtu, 27 Juni 2026.

Tujuan utama emisi Panda Bond adalah mengurangi ketergantungan pembiayaan pemerintah terhadap obligasi global yang berdenominasi Dolar AS.

Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa diversifikasi mata uang penerbitan obligasi akan meredam tekanan pada rupiah.

Ia menegaskan bahwa manfaat skema ini melampaui sekadar variasi sumber pendanaan pemerintah.

Skema Local Currency Transaction (LCT) menjadi bagian penting dari strategi ini.

Jika LCT berjalan optimal, kerja sama likuiditas dengan bank sentral diproyeksikan mencapai sekitar 50 miliar Dolar AS.

Purbaya menyatakan fasilitas tersebut, meski tidak tercatat sebagai cadangan devisa secara de jure, dapat memperkuat posisi cadangan devisa secara praktik.

Menurutnya, akses cepat dan mudah ke fasilitas itu seolah-olah menaikkan cadangan devisa sebesar 50 miliar Dolar AS.

Efek tersebut dinilai mampu menekan ketergantungan terhadap Dolar AS dan memberikan stabilitas lebih bagi rupiah.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less