Breaking News
Trending Tags

Koperasi Pondok Pesantren catat volume usaha Rp3,5 triliun

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 08:47 WIB
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Koperasi Pesantren kini menjadi perhatian kebijakan setelah mengalami pertumbuhan jumlah dan skala usaha yang signifikan.

Koperasi Pesantren tercatat per Desember 2025 mencapai sekitar 763 kopontren dengan volume usaha Rp3,5 triliun dan 156 ribu anggota.

Koperasi Pesantren dipandang berpotensi menjadi pilar ekonomi baru apabila mendapat dukungan pendanaan, pembinaan, dan akses pasar yang berkelanjutan.

Beberapa kopontren melaporkan memiliki aset lebih dari Rp1 triliun, menunjukkan titik-titik konsentrasi kapasitas finansial di berbagai daerah.

Pernyataan resmi itu dikutip Minggu, 28 Juni 2026.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan keyakinan bahwa aset dan volume usaha Koperasi Pesantren akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, pertumbuhan itu membuka peluang bagi pesantren untuk memainkan peran lebih besar dalam perekonomian lokal.

Pemerintah mendorong sinergi melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat saluran pemasaran produk pesantren dan UMKM.

Melalui KDKMP, produk-produk unggulan pesantren diupayakan mendapat prioritas pemasaran di gerai dan jaringan distribusi yang terlibat.

Kemenkop bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk menyuplai pendanaan dan program pembinaan bagi kopontren.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less