Emas turun ke US$4.050 per ons seiring meredanya ketegangan
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 10:12 WIB
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Emas Dan Perak Melemah Saat Meredanya Ketegangan AS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Harga emas melemah ke sekitar 4.050 Dolar AS per ons pada pembukaan perdagangan Senin pagi, menutup penguatan selama dua hari sebelumnya.
Penguatan awal dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang sempat mendorong harga minyak dan memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global sehingga harga emas sempat naik.
Data PCE AS yang dirilis Jumat lalu tercatat sesuai ekspektasi; hal ini mendorong pasar mengurangi peluang kenaikan suku bunga tambahan dan membuat harga emas menerima tekanan korektif.
Sejak Kamis lalu, ketegangan meningkat setelah Iran menyerang sejumlah target, termasuk kapal kontainer dan kapal pengangkut minyak milik Qatar.
Serangan juga menyasar pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.
Militer AS membalas serangan tersebut, namun kedua pihak kemudian sepakat menangguhkan aksi militer sementara.
Penangguhan itu dilakukan menjelang pembukaan kembali perundingan damai di Doha, Qatar pada pekan ini.
Kondisi geopolitik sempat mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan permintaan aset lindung nilai.
Namun keputusan menghentikan sementara serangan meredakan sebagian permintaan safe-haven.
Perak juga terkoreksi, diperdagangkan sekitar 58,5 Dolar AS per ons setelah menutup tren penguatan dua hari.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



