Breaking News
Trending Tags

WTI 69,72 USD naik 0,71% pasca serangan AS ke fasilitas Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 12:06 WIB
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Harga minyak mentah kembali naik di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang membayangi jalur pelayaran strategis di Teluk.

Pada pembukaan perdagangan, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat menguat sekitar 0,71 persen menjadi 69,72 Dolar AS per barel.

Brent juga mengalami kenaikan, menguat 0,36 persen ke 72,25 Dolar AS per barel.

WTI masih berada di bawah level 70 Dolar AS per barel setelah sebelumnya sempat menembus turun pada Jumat lalu yang menjadi level terendah sejak konflik Iran melebar pada akhir Februari.

Harga minyak mentah tetap rentan terhadap sentimen geopolitik seiring serangkaian serangan dan respons militer yang mempengaruhi prospek pasokan.

Pada eskalasi terbaru, AS melancarkan serangan terhadap beberapa fasilitas militer Iran sebagai balasan atas serangan terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Situasi itu memicu kekhawatiran gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi sumber penting bagi pasar global.

Berita juga sempat mengabarkan penangguhan pembicaraan untuk mengakhiri konflik AS-Iran di Swiss, tetapi pejabat AS menyatakan pertemuan teknis tidak dibatalkan dan akan tetap berlangsung sesuai rencana.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less