Breaking News
Trending Tags

WTI 69,72 USD naik 0,71% pasca serangan AS ke fasilitas Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 12:06 WIB
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seorang pejabat senior pemerintahan AS menegaskan bahwa pembahasan teknis mengenai implementasi nota kesepahaman akan terus berjalan.

Pejabat AS lain menambahkan bahwa upaya menjaga keamanan jalur pelayaran menjadi prioritas agar kapal dagang tetap dapat melintas dengan aman.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan militer AS menargetkan lokasi penyimpanan rudal, drone, dan radar pantai Iran sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata.

Ketegangan meluas ketika Kuwait dan Bahrain melaporkan adanya serangan rudal dan pesawat nirawak dalam semalam.

Bagi pelaku pasar energi, perkembangan ini menambah ketidakpastian karena setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi memperlambat distribusi minyak dunia dan mendorong harga naik lebih lanjut.

Pelaku pasar dan otoritas pelayaran diperkirakan akan terus memantau situasi secara intens karena dampak terhadap pasokan dan harga global dapat muncul dalam waktu singkat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less