Breaking News
Trending Tags

Revisi DMO diperlukan untuk menjaga pasokan PLN 154 juta ton

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 22:14 WIB
  • visibility 477
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prof Yayan menegaskan bahwa memperbaiki aturan harga merupakan intervensi yang menghasilkan dampak signifikan terhadap ketersediaan bahan bakar pembangkit.

Selain revisi mekanisme harga, kajian juga merekomendasikan evaluasi terhadap Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Ia mengingatkan agar RKAB tidak digunakan sebagai alat pemangkasan yang mengorbankan pasokan.

Salah satu rekomendasi konkret adalah menaikkan alokasi DMO menjadi 30 persen dan menjamin tonase untuk PLN dipenuhi terlebih dahulu.

Prof Yayan mengusulkan agar kuota DMO diperlakukan sebagai cadangan keandalan untuk menjaga kontinuitas operasi pembangkit.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa reformasi pasokan energi primer harus berjalan beriringan dengan peningkatan keandalan pembangkit dan pembangunan jaringan transmisi.

“Reformasi keandalan dan transisi energi saling melengkapi, bukan trade-off,” ujar Prof Yayan Satyakti.

Pembuat kebijakan diminta mengutamakan langkah-langkah yang cepat dan terkoordinasi untuk mencegah pemadaman lebih lanjut.

Implementasi rekomendasi ini dinilai perlu diikuti pemantauan ketat agar target kecukupan pasokan dan keandalan sistem kelistrikan nasional tercapai.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less