Harga Brent $71,80 dan WTI $68,69 Naik Usai Negosiasi AS-Iran
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 13:38 WIB
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Optimisme Diplomasi AS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Harga minyak stabil dengan sedikit kenaikan setelah kontrak Brent untuk September menutup perdagangan pada 71,80 dolar AS per barel, naik 23 sen atau sekitar 0,3 persen, sementara WTI Agustus menguat 11 sen ke 68,69 dolar AS per barel.
Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap perkembangan diplomatik yang menurunkan sebagian ketidakpastian pasokan, sehingga fokus kembali pada dinamika harga minyak.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar yang menyebut negosiasi yang dimediasi di Doha menunjukkan kemajuan turut mendorong sentimen pasar dan mempengaruhi harga minyak.
Delegasi yang mewakili AS dan Iran dilaporkan mengadakan pertemuan terpisah pada Rabu untuk membahas draf nota kesepahaman, menurut sumber yang mengikuti perundingan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar menyederhanakan hasil pembicaraan itu dengan menegaskan adanya “kemajuan positif”.
Mantan Presiden AS Donald Trump juga mengomentari proses tersebut dengan menyatakan pertemuan berjalan baik dan hasilnya akan terlihat kemudian.
Pembicaraan tidak langsung antara perwakilan AS dan pejabat Iran dimulai di Doha pada Selasa.
Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, ikut bernegosiasi melalui mediator Qatar tanpa melakukan pertemuan langsung dengan delegasi Iran.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




