Breaking News
Trending Tags

Harga Brent $71,80 dan WTI $68,69 Naik Usai Negosiasi AS-Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 13:38 WIB
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya diplomatik ini muncul setelah eskalasi yang sempat mengancam kelanjutan gencatan senjata 60 hari akhir pekan lalu.

Ketegangan meningkat ketika Iran menyerang dua kapal dagang, yang kemudian dibalas oleh AS melalui serangan terhadap beberapa target di wilayah Iran.

Pulihnya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menjadi salah satu indikator meredanya kekhawatiran terkait gangguan pasokan.

Pada Selasa tercatat 11 kapal tanker melintasi jalur strategis tersebut, menurut laporan pemantauan pelayaran.

Jumlah kapal yang kembali melintas dianggap mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap kondisi keamanan di kawasan Teluk Persia.

Namun pelaku pasar tetap berhati-hati karena risiko geopolitik yang tersisa dapat memicu volatilitas kembali.

Kombinasi optimisme diplomatik dan kehati-hatian investor menjelaskan terbatasnya fluktuasi harga pada sesi perdagangan terakhir.

Di tengah dinamika tersebut, analis menilai faktor fundamental dan kehati-hatian geopolitik akan menentukan arah harga minyak di pekan mendatang.

Sentimen yang berubah-ubah dan laporan arus pelayaran akan terus diawasi oleh pelaku pasar untuk menilai prospek pasokan dan permintaan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less