PFII Disiapkan Serap Obligasi Pemerintah untuk APBN
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 16:49 WIB
- visibility 81
- comment 0 komentar
- print Cetak

PFII Disiapkan Serap Surat Utang Negara Sebagai Pembiayaan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – PFII akan mengelola dana masuk dengan mekanisme menyerupai manajer investasi untuk memutar modal di pusat finansial yang sedang dibangun.
Menurut Purbaya, pejabat pemerintah, pengelolaan itu bertujuan menyalurkan dana ke proyek-proyek yang dinilai memberikan prospek dan imbal hasil menarik bagi investor domestik maupun asing.
Pernyataan mengenai strategi penempatan modal tersebut dikutip pada Jumat, 3 Juli 2026, dan mencakup opsi alokasi ke instrumen pasar modal maupun surat utang pemerintah, bank sentral, serta obligasi Danantara.
Purbaya mengatakan pusat finansial akan menentukan prioritas investasi sehingga aliran modal dapat diarahkan ke proyek domestik yang layak investasi.
Ia juga menyebut sejumlah Proyek Strategis Nasional, termasuk proyek-proyek di bawah pengelolaan Danantara, diperkirakan menjadi target utama meski rincian sektoral belum diumumkan oleh pemerintah.
Selain menanamkan modal langsung pada proyek, mekanisme pembelian obligasi oleh PFII dipandang mampu menjadi sumber pembiayaan baru bagi APBN dan membantu pelunasan utang yang jatuh tempo.
“Kalau kita issue bond, dia bisa beli bond. Saya kira gitu, jadi sumber pembiayaan saya akan semakin lengkap,” ujar Purbaya, menekankan potensi masuknya investor dari Amerika, Jepang, Australia, dan China.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




