Dolar AS Melemah, Euro dan Poundsterling Tekan Rupiah
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 08:03 WIB
- visibility 97
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dolar AS Loyo, Euro Dan Poundsterling Menguat Menekan Rupiah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pergerakan yen menjadi sorotan berbeda; setelah sempat menyentuh level terlemah dalam 40 tahun pada 162,84 per Dolar AS, mata uang Jepang bergerak menjauh dan sempat kembali di bawah kisaran 161 per Dolar.
Pelaku pasar memperhatikan risiko intervensi dari otoritas Jepang di pasar valuta untuk menahan depresiasi yen, terutama saat likuiditas global diperkirakan menipis.
Ekspektasi likuiditas yang menurun dipicu pula oleh libur Hari Kemerdekaan AS, yang dapat memperlebar gap bid-ask dan memperkuat volatilitas di pasar valuta asing.
Gabungan faktor fundamental dan kondisi pasar uang ini membuat keputusan kebijakan moneter AS dan dinamika likuiditas global tetap menjadi penentu utama arah pasar valuta minggu-minggu mendatang.
Bank sentral, pelaku pasar, dan manajer aset diperkirakan akan mencermati data ekonomi berikutnya untuk menilai ulang kebijakan yang paling mungkin ditempuh The Fed.
Pergerakan selanjutnya di pasar valuta akan sangat bergantung pada kombinasi data makro, sinyal kebijakan, dan tingkat likuiditas yang tersedia di sesi perdagangan global.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




