Jakarta kejar Top 50 global 2030, ekonomi tumbuh 5,59%
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 23:52 WIB
- visibility 93
- comment 0 komentar
- print Cetak

Strategi Ekonomi Jakarta Dorong Masuk Top 50 Kota Global 2030
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pada Triwulan I-2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen dan menyumbang 16,67 persen terhadap produk domestik bruto nasional.
Sektor digital juga menonjol; Jakarta mencatat sekitar 38 persen dari total transaksi QRIS nasional yang didukung oleh 422.261 pelaku UMKM.
Pemerintah daerah memperkuat program JakPreneur agar UMKM lokal lebih melek digital, memperoleh modal, dan memperluas pasar.
Melalui business matching dan edukasi keuangan selama JKF, penyelenggara menargetkan perputaran transaksi mencapai Rp40 miliar dalam dua hari acara.
Iwan Setiawan menambahkan fokus pengembangan ekonomi kreatif akan diarahkan pada tiga industri utama yaitu olahraga, musik, dan film.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta memberi apresiasi atas integrasi digitalisasi pembayaran dan pengembangan UMKM yang terlihat pada gelaran ini.
JKF 2026 juga mencatat pemecahan Rekor MURI untuk Pajangan Hasil Pertanian Perkotaan dengan keterlibatan 157 petani kota yang memamerkan 64 jenis komoditas.
Pemerintah berharap penguatan tiga pilar ekonomi, termasuk ekonomi kreatif Jakarta, mampu mempercepat posisi Jakarta di kancah global menjelang 2030.
Momentum JKF diharapkan mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing kota di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




