Pemerintah Yakin Ekonomi Menguat Kuartal III 2026, PMI 46,9
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 00:35 WIB
- visibility 82
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Yakin Ekonomi Indonesia Menguat Kuartal III 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Indeks Keyakinan Konsumen tercatat turun pada Juni 2026, dari 120,9 menjadi 117,8, namun otoritas menilai penurunan itu belum mengubah prospek pemulihan ekonomi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indeks Keyakinan Konsumen masih berada pada posisi aman karena nilainya masih di atas 100.
Airlangga menambahkan bahwa fluktuasi pasca-Lebaran kerap menyebabkan penurunan sementara pada Indeks Keyakinan Konsumen dan pembalikan arah diharapkan memasuki kuartal III dan IV 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (10/7/2026).
Sementara itu, data menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia berada pada level kontraksi 46,9 pada Juni 2026.
Angka PMI di bawah ambang 50 menandakan aktivitas manufaktur menyusut, menurut laporan terbaru.
Didik J. Rachbini, Ekonom Indef dan Rektor Universitas Paramadina, menilai angka PMI 46,9 sebagai peringatan serius bagi sektor industri.
Menurut Didik, kondisi ini harus dijadikan momentum untuk mempercepat transformasi industri melalui investasi berkualitas.
Ia menekankan pentingnya pembenahan iklim usaha domestik agar daya saing manufaktur pulih dalam jangka panjang.
“Posisi PMI di bawah 50 menunjukkan sektor industri menghadapi tantangan berat dan memerlukan kebijakan yang konsisten,” kata Didik J. Rachbini.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




