Breaking News
Trending Tags

Rupiah Melemah ke Rp18.109 Akibat Kasus Eks Jampidsus

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026 19:14 WIB
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pasar saham domestik menutup sesi dengan penguatan signifikan, namun pelemahan Rupiah tetap menjadi sorotan pelaku pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 113 poin atau 1,92 persen ke level 6.037 pada penutupan perdagangan.

Performa bursa tersebut gagal menahan tekanan valuta asing sehingga tercatat pelemahan Rupiah sesuai penutupan pasar spot.

Volume transaksi harian mencapai 26 miliar saham dengan nilai perdagangan senilai Rp12 triliun.

Frekuensi transaksi dilaporkan sebanyak 2,7 juta kali, menandakan likuiditas pasar yang tinggi.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat menjadi Rp10.533 triliun pada akhir sesi perdagangan.

Sektor per saham menunjukkan 377 saham menguat, 250 saham melemah, dan 167 saham stagnan.

Mengacu pada data Bloomberg, Rupiah ditutup melemah 44 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp18.109 per Dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyatakan bahwa penguatan indeks dolar AS turut menekan nilai tukar domestik.

Ibrahim menambahkan faktor geopolitik menjadi pemicu eksternal, seiring laporan serangan rudal dan drone oleh pasukan AS dan Iran.

Menurutnya, klaim-teheran menutup kembali Selat Hormuz dan menarget fasilitas AS di wilayah Teluk menambah sentimen risiko global.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less