Purbaya pastikan APBN aman meski rasio utang 40,54% dari PDB
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026 16:51 WIB
- visibility 75
- comment 0 komentar
- print Cetak

Purbaya Pastikan APBN Aman Saat Rasio Utang 40,54 Persen PDB
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah melaporkan rasio utang Indonesia pada 2025 tercatat sebesar 40,54 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen menurut undang-undang.
Bendahara Negara Purbaya menyampaikan perincian tersebut dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Senayan pada Selasa, 14 Juli 2026.
Purbaya menegaskan rasio utang yang meningkat tidak mengancam kesehatan fiskal negara dan menilai APBN tetap aman dan terkendali.
Pemerintah menyiapkan strategi pengelolaan utang yang bertumpu pada empat pilar utama untuk menjaga keberlanjutan fiskal.
Pilar pertama adalah memperkuat koordinasi fiskal secara bertahap untuk mendorong keseimbangan primer menuju posisi positif.
Pilar kedua berfokus pada optimalisasi penerimaan negara dan peningkatan kualitas belanja agar pengelolaan fiskal lebih efisien dan berkelanjutan.
Pilar ketiga melibatkan pengelolaan portofolio utang secara aktif melalui instrumen seperti debt switch, buyback, dan konversi pinjaman.
Langkah pengelolaan portofolio tersebut juga ditujukan untuk menurunkan risiko rasio utang dalam jangka menengah.
Pilar keempat berkaitan dengan pengelolaan kas negara, termasuk pemindahbukuan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya disimpan di Bank Indonesia.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




