Breaking News
Trending Tags

Harga telur di tingkat peternak naik ke Rp20.000-21.000/kg

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026 20:40 WIB
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Hasil pemantauan Bapanas menunjukkan harga ayam dan telur mulai merangkak naik setelah periode permintaan yang melemah.

Data lapangan dan laporan dari peternak menjadi dasar kesimpulan tersebut mengenai harga ayam dan telur.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan faktor MBG dan akhir bulan Suro menjadi pemicu perubahan permintaan yang memengaruhi harga ayam dan telur.

Pernyataan resmi disampaikan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Ketut menjelaskan selama bulan Suro permintaan untuk produk unggas menurun karena banyak acara dan tradisi yang ditunda, khususnya di Pulau Jawa.

Penurunan kegiatan sosial dan acara mantenan membuat transaksi ayam dan telur di tingkat konsumen melemah sementara stok peternak tetap ada.

Memasuki akhir bulan Suro, aktivitas kembali normal dan sejumlah program seperti MBG mulai aktif lagi, sehingga mendorong kenaikan permintaan.

Perputaran permintaan yang meningkat inilah yang menyebabkan harga mulai bergerak positif bagi peternak, menurut Ketut.

Pada tingkat peternak, harga telur ayam kini berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram.

Ketut menyebutkan pihaknya berharap harga bisa kembali mendekati acuan di kisaran Rp25.000-Rp26.000 per kilogram.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less