Danantara dan MIND ID sepakat hilirisasi mineral nasional
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026 09:52 WIB
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral Tingkatkan Nilai Tambah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia mengingatkan bahwa selama ini model bisnis yang hanya mengekspor bahan mentah membuat negara kehilangan peluang pendapatan dan lapangan kerja bernilai tinggi.
Pengembangan sektor pertengahan disebut sebagai langkah strategis; penguatan pertengahan (middle stream) material maju dinilai vital untuk mempercepat industrialisasi teknologi tinggi.
Sigit P Santosa, Chief Technology Officer Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kekuatan utama bukan hanya cadangan mineral, melainkan kemampuan membangun ekosistem industri yang terintegrasi dan mandiri.
Menurut Sigit, investasi dalam teknologi pengolahan dan hilirisasi adalah prasyarat untuk menghasilkan produk bernilai tambah dan berdaya saing global.
Para pihak yang menandatangani nota kesepahaman sepakat memetakan kebutuhan infrastruktur, kapasitas pengolahan, serta skema pembiayaan untuk menyokong proyek downstreaming.
Targetnya meliputi kedaulatan pasokan komponen strategis, pertumbuhan industri hilir, dan penyerapan tenaga kerja terampil di dalam negeri.
Pola kerja terpadu dari hulu ke hilir akan menjadi fokus kebijakan guna mengurangi ketergantungan impor komponen teknologi maju.
Danantara juga mendorong percepatan investasi, transfer teknologi, dan kolaborasi internasional untuk merealisasikan downstreaming mineral kritis sebagai fondasi industrialisasi era baru.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




