Breaking News
Trending Tags

Piala Dunia 2026 sumbang Rp5,03 triliun ke ekonomi Indonesia

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 03:02 WIB
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Festival Rakyat 2026 dan ajang serupa menjadi saluran distribusi penjualan bagi UMKM lokal.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo, menyoroti keterlibatan pelaku usaha kecil dalam rantai nilai ekonomi acara.

“Manfaat tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar, tetapi juga membuka peluang bagi hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, dan UMKM,” kata Kukrit Suryo.

Kukrit menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga penyiaran publik, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Menurutnya, kerja sama tersebut krusial agar efek ekonomi bersifat berkelanjutan pasca-turnamen.

Kadin juga melihat potensi efek pengganda melalui peningkatan konsumsi dan investasi pada perangkat seperti televisi, proyektor, set-top box, dan sistem audio.

Investasi tambahan diperkirakan meliputi kapasitas tempat duduk serta fasilitas layanan makanan dan minuman.

Dampak ini sejalan dengan pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi, makanan, dan minuman yang tumbuh 13,14 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026.

Survei Lokadata yang dilaksanakan pada 7-13 Juli 2026 menunjukkan partisipasi publik tinggi dalam kegiatan nonton bareng.

Chief Data Officer Lokadata, Suwandi Ahmad, menyatakan 78,1 persen responden mengikuti nonton bareng setidaknya sekali selama turnamen dengan pengeluaran rata-rata sekitar Rp51 ribu per kegiatan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less