Rupiah menguat ke Rp17.804 setelah BI pertahankan suku 5,75%
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026 13:07 WIB
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rupiah Menguat di Rp17.804 per Dolar AS, BI Mempertahankan Suku Bunga
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, menembus posisi Rp17.804 per Dolar AS setelah menguat 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan awal pasar mencerminkan reaksi terhadap keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia, yang menjadi salah satu faktor utama pergerakan nilai tukar rupiah pada sesi ini.
Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Agustus 2026, sebuah keputusan yang turut membentuk dinamika nilai tukar rupiah di pasar keuangan domestik.
“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18 dan 19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen,” kata Destry Damayanti, Pejabat Gubernur Sementara.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers RDG secara virtual pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Selain mempertahankan BI Rate, Bank Indonesia juga menahan suku bunga deposit facility di level 4,75 persen dan suku bunga lending facility di 6,5 persen.
Keputusan suku bunga yang dipertahankan dinilai oleh pelaku pasar dapat meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan membantu menjaga stabilitas moneter domestik.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




