PLN menyerap listrik PSEL Bekasi 1.500 ton/hari mulai 2028
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 00:58 WIB
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

PSEL Bekasi 2028: PLN Utilizes Waste to Generate Electricity for a Sustainable Future
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pembangunan PSEL Bekasi merupakan proyek kedua Danantara Indonesia setelah peluncuran PSEL Denpasar Raya pada Juli 2026.
Proyek Bekasi juga berstatus sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan mempercepat solusi pengelolaan limbah terpadu.
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, mengatakan fasilitas ini memberi nilai lingkungan, energi, dan ekonomi bagi masyarakat lokal.
Pernyataan tersebut disampaikan dan dikutip Kamis, 27 Agustus 2026.
Operator menyebutkan bahwa teknologi yang digunakan mampu memangkas volume sampah secara signifikan dalam waktu relatif singkat.
Selain mengurangi timbulan sampah, proyek ini dirancang untuk memperkuat kontribusi energi terbarukan di tingkat regional.
Pengoperasian PSEL Bekasi diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar lokasi operasional.
Keberadaan fasilitas diharapkan memberi nilai tambah ekonomi bagi kawasan Ciketing Udik dan Kota Bekasi secara umum.
Dari sudut kebijakan, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya transisi menuju ekonomi sirkular dan manajemen limbah yang lebih terintegrasi.
Dengan jaminan PPA dan investasi Rp3 triliun, proyek ini direncanakan menjadi pijakan penting untuk menyelesaikan persoalan sampah sekaligus memperkuat pasokan energi regional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




